Senin, 27 Juni 2016

Analisis Penyebab Kebangkrutan Perusahaan RadioShack

Penyebab Kebangkrutan RADIOSHACK
 dan Komponen serta Fungsi nya

Nama                           : Roindah S Sitanggang
NPM                           : 13210008
Mata Kuliah                : Manajemen Inovasi
Dosen Pengasuh          : Drs. Eben Ezer Pakpahan, M.M

RadioShack adalah perusahaan yang menjual berbagai jenis radio dan alat-alat elektronik yang dipakai sehari-hari. Perusahaan ini sendiri berkembang pesat pada era tahun 1950 sampai 1970an, mengikuti permintaan alat-alat elektronik yang sedang marak pada saat itu.
RadioShack juga menjadi yang terdepan ketika untuk pertama kalinya mulai menjual telepon selular di tahun 1984. Sepanjang perusahaan ini berdiri mereka telah berhasil menjual lebih dari 73 juta telepon selular dan memegang rekor penjualan untuk CD dan Walkman.
Sangat disayangkan RadioShack yang selama ini selalu terdepan dalam inovasi produk-produknya justru tidak mengikuti perkembangan teknologi smartphone saat ini. RadioShack memilih untuk tetap bertahan dengan memfokuskan diri menjual produk-produk ‘usang’ yang dulu sekali pernah mendominasi pasar.
Sebagai tambahan, pesaing-pesaing dari RadioShack seperti Best Buy dan Circuit City melakukan beberapa perubahan dengan meluncurkan situs e-commerce sehingga semakin menyebabkan penjualan RadioShack semakin menurun.
Karena drastisnya perubahan permintaan pasar dan ketidakmampuan RadioShack untuk menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut, mereka akhirnya terpaksa mengajukan permohonan kebangkrutan di Bulan Februari 2015 ini.

Penyataan bangkrut Radio Shack menyebabkan Radio Shack harus memikirkan nasib sekitar 4.000 toko yang dimiliki. Tidak semuanya ditutup, untuk mencegah hal itu, RadioShack telah menyetujui penjualan beberapa toko ke pesaingnya, seperti Sprint yang mendapatkan sekitar 1.750 toko, dan Standard General yang memegang saham terbesar dari RadioShack mendapatkan 1.500-2.400 toko.

Semua toko RadioShack yang kini dipegang oleh Standard General akan dikelola oleh General Wireless yang masih menjadi afiliasi dari Standard General. Masih sekitar 750 toko yang belum mendapatkan pemilik baru, yang kemungkinan besar berakhir dengan gulung tikar.
RadioShack merupakan salah satu toko elektronik dengan produk yang tidak biasa, mulai dari Drone dan Arduino. Sayangnya, penjualan ini tidak berhasil mendongkrak pendapatan mereka, dan justru membawa perusahaan ke dalam kerugian yang lebih besar. Pada kuartal pertama tahun lalu, mereka rugi USD98.3 juta atau mengalami penurunan pendapatan sekitar 14 persen.

Komponen Radio Shack
Sebelum membahas apa saja komponen komponen yang ada dalam sebuah radio FM, anda perlu tahu terlebih dahulu bahwa sebuah radio FM memiliki 6 bagian pokok. Berikut adalah informasi lengkap mengenai bagian-bagian pokok yang terdapat dalam sebuah radio FM lengkap dengan penjelasannya.
  1. Tuning atau lingkaran penala
  2. Oscilator dan mixer
  3. Detector
  4. Penguat frekwensi menengah (MF / IF)
  5. Penguat suara (AF)
  6. Penguat akhir
Nah, dalam masing-masing bagian radio FM tersebut, terdapat beberapa komponen elektronika sebagai penyusunnya. Berikut adalah penjabaran terkait komponen yang ada di dalam bagian radio FM lengkap beserta dengan fungsinya. Penasaran? Langsung saja simak baik-baik ulasan Belajar Elektronika berikut.
1. Tuning atau lingkaran penala
Dalam bagian tuning atau lingkaran penala ini terdapat beberapa komponen penyusun seperti kondensetor keramik, spoel antena dan batang ferit, farco, fered, dan antena batang. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi.
  • Kondensator keramik berfungsi untuk penyaring arus/tegangan dan penyaring frekuensi.
  • Spoel antena berfungsi sebagai alat untuk menagkap gelombang elektomagnetik.
  • Farco atau kondensator variabel berfungsi untuk memilih gelombang frekuensi tertentu yang akan ditangkap.
  • Antena batang berfungsi untuk menagkap gelombang elektromagnetik yang ada di udara.
2. Oscilator dan mixer
Dalam bagian oscilator dan mixer ini terdapat beberapa komponen elektronika penyusun seperti spoel oscilator, transistor, dan juga resistor. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Transistor berfungsi untuk menyambung dan memutus (switching), stabilisasi tegangan, dan juga modulasi sinyal.
  • Resistor berfungsi untuk menahan arus listrik.
3. Detector
Dalam bagian detector ini terdapat beberapa komponen elektronika penyusun seperti potensiometer dan juga dioda detector. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Potensiometer berfungsi sebagai resistor variabel atau rheostat dalam urusan pembagian tegangan.
  • Dioda detector berfungsi sebagai penyearah arus listrik.
4. Penguat frekwensi menengah (MF / IF)
Dalam bagian penguat frekwensi menengah (MF / IF) ini terdapat komponen elektronika penyusun berupa kondensator elektrolit atau elco. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Elco berungsi untuk menyimpan energi dalam medan listrik dengan mengumpulkan ketidakseimbangan internal muatan listrik.
5. Penguat suara (AF)
Getaran suara yang dihasilkan oleh komponen potensiometer, yakni Vi keadaannya masih sangat lemah. Oleh karena itu harus diperkuat dengan menggunakan penguat suara. Dalam penguat suara ini, komponen yang bertugas adalah transistor yang berfungsi untuk menguatkan getaran suara tersebut.
6. Penguat akhir
Dalam bagian penguat akhir (AF) ini terdapat komponen elektronika penyusun berupa transformator atau trafo IT dan OT. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Transformator step up berfungsi untuk menaikkan tegangan.
  • Transformator step down berfungsi untuk menurunkan tegangan.
Berikut beberapa faktor penyebab perusahaan mengalami pailit:
1.      Tidak mampu menangkap kebutuhan konsumen
Sebuah perusahaan harus mampu menangkap kebutuhan konsumen agar layanan atau produk yang diberikan diterima pasar. Namun, jika hal itu diabaikan apa yang dihadirkan perusahaan akan sia-sia karena tidak dapat diserap konsumen akibat tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.


2.      Terlalu fokus pada pengembangan produk
Fokus terhadap pengembangan produk merupakan hal yang baik dan harus dipertahankan. Namun, apa jadinya jika terlalu fokus terhadap hal tersebut? Selain melupakan kebutuhan konsumen, perusahaan yang terlalu fokus pada pengembangan produk akan kehilangan kepekaan terhadap apa yang terjadi di dalam perusahaan, situasi di luar, dan lain-lain.


3.      Ketakutan berlebihan
Ketakutan bangkrut, ketakutan rugi, ketakutan tidak dapat melayani konsumen, ketakutan ketidakmampuan mengatasi masalah, semua itu wajar asal masih dalam porsinya. Namun, apabila ketakutan itu melebihi batas normal, kondisi tersebut harus diwaspadai karena akan menghambat kinerja perusahaan dan membawa kehancuran.

4.      Berhenti melakukan inovasi
Kasus bangkrutnya Kodak bisa menjadi pelajaran bagaimana penting sebuah inovasi dalam berbisnis. Inovasi merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pengusaha. Tanpa inovasi, produk-produk yang dijual lama kelamaan akan membosankan bagi masyarakat yang menjadi target pasar.



5.      Kurang mengamati pergerakan kompetitor
Kurang mengamati pergerakan kompetitor akan menyebabkan sebuah perusahaan kalah bersaing dan tertinggal jauh di belakang. Sebuah perusahaan harus tetap memperhatikan langkah-langkah yang dilakukan kompetitor.


6.      Harga terlalu mahal
Beberapa orang percaya bahwa harga mahal akan membuat produk sebuah perusahaan tampak lebih bagus dan lebih mewah dari aslinya. Namun, apa jadinya jika ada perusahaan baru yang mengeluarkan produk mirip dengan barang perusahaan Anda dan menjualnya jauh lebih murah? Kemungkinan akan ditinggal konsumen sangat besar.


Penyebab Lain
·         Terlilit utang
·         Ekspansi berlebihan
·         Penipuan dilakukan CEO
·         Kesalahan manajemen perusahaan
·         Pengeluaran tidak terkendali

Semoga Bermanfaat……..
Thanks J



  

Senin, 20 Juni 2016

Analisis Penyebab Kebangkrutan Perusahaan RadioShack


Penyebab Kebangkrutan Perusahaan RADIOSHACK  dan Komponen serta Fungsi nya

Nama                           : Roindah S Sitanggang
NPM                           : 13210008
Mata Kuliah                : Manajemen Inovasi
Dosen Pengasuh          : Drs. Eben Ezer Pakpahan, M.M

RadioShack adalah perusahaan yang menjual berbagai jenis radio dan alat-alat elektronik yang dipakai sehari-hari. Perusahaan ini sendiri berkembang pesat pada era tahun 1950 sampai 1970an, mengikuti permintaan alat-alat elektronik yang sedang marak pada saat itu.
RadioShack juga menjadi yang terdepan ketika untuk pertama kalinya mulai menjual telepon selular di tahun 1984. Sepanjang perusahaan ini berdiri mereka telah berhasil menjual lebih dari 73 juta telepon selular dan memegang rekor penjualan untuk CD dan Walkman.
Sangat disayangkan RadioShack yang selama ini selalu terdepan dalam inovasi produk-produknya justru tidak mengikuti perkembangan teknologi smartphone saat ini. RadioShack memilih untuk tetap bertahan dengan memfokuskan diri menjual produk-produk ‘usang’ yang dulu sekali pernah mendominasi pasar.
Sebagai tambahan, pesaing-pesaing dari RadioShack seperti Best Buy dan Circuit City melakukan beberapa perubahan dengan meluncurkan situs e-commerce sehingga semakin menyebabkan penjualan RadioShack semakin menurun.
Karena drastisnya perubahan permintaan pasar dan ketidakmampuan RadioShack untuk menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut, mereka akhirnya terpaksa mengajukan permohonan kebangkrutan di Bulan Februari 2015 ini.

Penyataan bangkrut Radio Shack menyebabkan Radio Shack harus memikirkan nasib sekitar 4.000 toko yang dimiliki. Tidak semuanya ditutup, untuk mencegah hal itu, RadioShack telah menyetujui penjualan beberapa toko ke pesaingnya, seperti Sprint yang mendapatkan sekitar 1.750 toko, dan Standard General yang memegang saham terbesar dari RadioShack mendapatkan 1.500-2.400 toko.

Semua toko RadioShack yang kini dipegang oleh Standard General akan dikelola oleh General Wireless yang masih menjadi afiliasi dari Standard General. Masih sekitar 750 toko yang belum mendapatkan pemilik baru, yang kemungkinan besar berakhir dengan gulung tikar.
RadioShack merupakan salah satu toko elektronik dengan produk yang tidak biasa, mulai dari Drone dan Arduino. Sayangnya, penjualan ini tidak berhasil mendongkrak pendapatan mereka, dan justru membawa perusahaan ke dalam kerugian yang lebih besar. Pada kuartal pertama tahun lalu, mereka rugi USD98.3 juta atau mengalami penurunan pendapatan sekitar 14 persen.

Komponen Radio Shack
Sebelum membahas apa saja komponen komponen yang ada dalam sebuah radio FM, anda perlu tahu terlebih dahulu bahwa sebuah radio FM memiliki 6 bagian pokok. Berikut adalah informasi lengkap mengenai bagian-bagian pokok yang terdapat dalam sebuah radio FM lengkap dengan penjelasannya.
  1. Tuning atau lingkaran penala
  2. Oscilator dan mixer
  3. Detector
  4. Penguat frekwensi menengah (MF / IF)
  5. Penguat suara (AF)
  6. Penguat akhir
Nah, dalam masing-masing bagian radio FM tersebut, terdapat beberapa komponen elektronika sebagai penyusunnya. Berikut adalah penjabaran terkait komponen yang ada di dalam bagian radio FM lengkap beserta dengan fungsinya. Penasaran? Langsung saja simak baik-baik ulasan Belajar Elektronika berikut.
1. Tuning atau lingkaran penala
Dalam bagian tuning atau lingkaran penala ini terdapat beberapa komponen penyusun seperti kondensetor keramik, spoel antena dan batang ferit, farco, fered, dan antena batang. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi.
  • Kondensator keramik berfungsi untuk penyaring arus/tegangan dan penyaring frekuensi.
  • Spoel antena berfungsi sebagai alat untuk menagkap gelombang elektomagnetik.
  • Farco atau kondensator variabel berfungsi untuk memilih gelombang frekuensi tertentu yang akan ditangkap.
  • Antena batang berfungsi untuk menagkap gelombang elektromagnetik yang ada di udara.
2. Oscilator dan mixer
Dalam bagian oscilator dan mixer ini terdapat beberapa komponen elektronika penyusun seperti spoel oscilator, transistor, dan juga resistor. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Transistor berfungsi untuk menyambung dan memutus (switching), stabilisasi tegangan, dan juga modulasi sinyal.
  • Resistor berfungsi untuk menahan arus listrik.
3. Detector
Dalam bagian detector ini terdapat beberapa komponen elektronika penyusun seperti potensiometer dan juga dioda detector. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Potensiometer berfungsi sebagai resistor variabel atau rheostat dalam urusan pembagian tegangan.
  • Dioda detector berfungsi sebagai penyearah arus listrik.
4. Penguat frekwensi menengah (MF / IF)
Dalam bagian penguat frekwensi menengah (MF / IF) ini terdapat komponen elektronika penyusun berupa kondensator elektrolit atau elco. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Elco berungsi untuk menyimpan energi dalam medan listrik dengan mengumpulkan ketidakseimbangan internal muatan listrik.
5. Penguat suara (AF)
Getaran suara yang dihasilkan oleh komponen potensiometer, yakni Vi keadaannya masih sangat lemah. Oleh karena itu harus diperkuat dengan menggunakan penguat suara. Dalam penguat suara ini, komponen yang bertugas adalah transistor yang berfungsi untuk menguatkan getaran suara tersebut.
6. Penguat akhir
Dalam bagian penguat akhir (AF) ini terdapat komponen elektronika penyusun berupa transformator atau trafo IT dan OT. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari komponen yang telah disebutkan tadi. Untuk anda yang penasaran silahkan simak baik-baik.
  • Transformator step up berfungsi untuk menaikkan tegangan.
  • Transformator step down berfungsi untuk menurunkan tegangan.
Berikut beberapa faktor penyebab perusahaan mengalami pailit:
1.      Tidak mampu menangkap kebutuhan konsumen
Sebuah perusahaan harus mampu menangkap kebutuhan konsumen agar layanan atau produk yang diberikan diterima pasar. Namun, jika hal itu diabaikan apa yang dihadirkan perusahaan akan sia-sia karena tidak dapat diserap konsumen akibat tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.


2.      Terlalu fokus pada pengembangan produk
Fokus terhadap pengembangan produk merupakan hal yang baik dan harus dipertahankan. Namun, apa jadinya jika terlalu fokus terhadap hal tersebut? Selain melupakan kebutuhan konsumen, perusahaan yang terlalu fokus pada pengembangan produk akan kehilangan kepekaan terhadap apa yang terjadi di dalam perusahaan, situasi di luar, dan lain-lain.


3.      Ketakutan berlebihan
Ketakutan bangkrut, ketakutan rugi, ketakutan tidak dapat melayani konsumen, ketakutan ketidakmampuan mengatasi masalah, semua itu wajar asal masih dalam porsinya. Namun, apabila ketakutan itu melebihi batas normal, kondisi tersebut harus diwaspadai karena akan menghambat kinerja perusahaan dan membawa kehancuran.

4.      Berhenti melakukan inovasi
Kasus bangkrutnya Kodak bisa menjadi pelajaran bagaimana penting sebuah inovasi dalam berbisnis. Inovasi merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pengusaha. Tanpa inovasi, produk-produk yang dijual lama kelamaan akan membosankan bagi masyarakat yang menjadi target pasar.



5.      Kurang mengamati pergerakan kompetitor
Kurang mengamati pergerakan kompetitor akan menyebabkan sebuah perusahaan kalah bersaing dan tertinggal jauh di belakang. Sebuah perusahaan harus tetap memperhatikan langkah-langkah yang dilakukan kompetitor.


6.      Harga terlalu mahal
Beberapa orang percaya bahwa harga mahal akan membuat produk sebuah perusahaan tampak lebih bagus dan lebih mewah dari aslinya. Namun, apa jadinya jika ada perusahaan baru yang mengeluarkan produk mirip dengan barang perusahaan Anda dan menjualnya jauh lebih murah? Kemungkinan akan ditinggal konsumen sangat besar.


Penyebab Lain
·         Terlilit utang
·         Ekspansi berlebihan
·         Penipuan dilakukan CEO
·         Kesalahan manajemen perusahaan
·         Pengeluaran tidak terkendali

Semoga Bermanfaat……..
Thanks J


  

Minggu, 19 Juni 2016

Analisis Lingkungan Bisnis Martabak Mini Medan ( MAMIME )

ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS MARTABAK MINI MEDAN 
( MAMIME )
`                                  
Jln. Perjuangan No. 94A ( komp. Pancing Perjuangan Permai)


Nama               : Roindah S Sitanggang
NPM                : 13210008
Mata Kuliah     : Lingkungan Bisnis
Dosen Pengasuh: Drs. Eben Ezer Pakpahan, MM

Arti Martabak Mini
           
            Martabak Mini yaitu martabak dengan ukuran kecil atau dengan diameter 12 cm, yang merupakan jajanan atau makanan favorit bagi semua kalangan.
Ada beberapa alas an dikatakan MARTABAK MINI, karena :
·         Dengan ukuran kecil, kemungkinan konsumen bisa menikmati martabak dari berbagai variant rasa dengan harga yang lebih murah.
·         Kenyataannya, sering kali martabak yang dibeli konsumen dalam jumlah anggota yang sedikit, tida habis di makan. Namun, dengan ukuran yang kecil masyarakat bisa membelinya seperlunya.
·         Ukuran kecil coco  untuk konsumsi anak-anak, sehingga bisa di jadikan jajanan. Maka dari itu, dapat di katakan martabak mini martabak yang simple dan praktis.

Latar Belakang

            Akhir – akhir ini, bisnis kuliner sangat menguntungkan. Karena hampir semua orang menyukai kuliner dan merupakan suatu kebutuhan. Menurut penulis, salah satu Bisnis yang menguntungkan yaitu dengan membuat “Martabak Mini”. Selain ukurannya yang menarik, rasanya pun bervariasi. Namun, untuk memulai usaha ini dibutuh kan modal yang lumayan besar, untuk memperoleh peralatan yang dibutuhkan oleh si pengusaha.

Tujuan

            Tujuan saya memilih usaha ini, yaitu :
·         Mencari keuntungan
·         Menarik minat konsumen untuk merasakan produk yang di tawarkan
·         Mencapai target penjualan

Keunggulan Produk

            Keunggulan dari Produk ini adalah :
·         Memiliki berbagai macam bentuk
·         Memiliki berbagai macam rasa
·         Bahan-bahan yang higienis
·         Dilengkapi dengan fasilitas WIFI
·         Berlabelkan symbol HALAL







ANALISIS SWOT
a)    STRENGTH ( Kekuatan )
·         Harga produk terjangkau oleh semua kalangan masyarakat
·         Tenaga kerja memilki keterampilan khusus, karena karyawan yang di rekrut melalui test keterampilan dan dibekali keterampilan khusus selam tiga bulan
·         Mempunyai banyak pilihan rasa
·         Kualitas dan Citra Rasa yang berbeda
·         Membuka cabang baru, di Thamrin Plaza
·         Pelayanan baik dan ramah

b)      WEAKNESS ( Kekurangan )
·         Produk yang ditawarkan mudah ditiru
·         Tidak tahan Lama
·         Lahan parkir yang sempit karena lahan parkir yang terbatas
·         Teknologinya masih terbatas
·         Kurangnya jumlah karyawan

c)      OPPORTUNITY ( Peluang)
·         Jajanan ringan yang semakin diminati oleh kalangan masyarakat
·         Hubungan dengan pemasok berjalan dengan baik
·         Lokasi yang strategis
·         Daya beli masyarakat meningkat
·         Fasilitas yang cukup memadai, misal : WIFI Gratis

d)     THREATH ( Ancaman )
·         Adanya pesaing baru yang menawarkan produk yang sama
·         Kenaikan harga bahan pelengkap yang dipengaruhi kondisi ekonomi
·         Adanya is – isu tentang  jajanan yang tidak sehat

Aspek utama dalam Perencanaan Pemasaran ( 4P )

1.      Product
Martabak dengan berbagai ukuran, namun khusus membuat martabak manis dan berukuran mini sesuai dengan permintaan pelanggan.
2.      Place
Lokasi yang strategis yang terletak di Jl. Perjuangan No. 94A, Medan ( Kompleks Pancing  Perjuangan Permai ), dan mempunyai cabang yang terletak di pusat perbelanjaan yaitu Thamrin Plaza.
3.      Promotion
Promosi yang dilakukan saat ini, bukan hanya face to face. Melainkan dengan memanfaat kan media sosial yang ada, misal di facebook, instagram, path, dll.
4.      Price
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau untuk martabak mini, yaitu Rp. 4000/Pcs.
Harga 1 Box Reguler (Isi 4 Pcs)         : Rp. 12.000,-
Harga 1 Nampan Reguler (Isi 15 Pcs): RP. 50.000,-




ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS MARTABAK MINI MEDAN
( MAMIME )

         1.         Geografi
Martabak Mini Medan ( MAMIME ) mempunyai lokasi yang sangat strategis, yang terletak di Jl. Perjuangan No. 94A, Medan ( komp. Pancing Perjuangan Permai ), dan mempunyai cabang di d’Loft Food Court Lt.7, Thamrin Plaza.

         2.         Teknologi
Teknologi dan peralatan yang  di miliki oleh perusahaan ini cenderung terbatas karena perusahaan tersebut masih menggunakan alat-alat manual dengan kapasitas yang terbatas saat malayani konsumen, hal ini di karenakan modal usaha terbatas untuk mebeli peralatan yang canggih.
      3.      Ekonomi
Kondisi Ekonomi saat ini juga mempengaruhi kondisi perusahaan. Misalnya pada saat ini dibulan Ramadhan, yaitu kenaikan harga – harga barang, yang mampu mempengaruhi kenaikan bahan pelengkap seperti tepung, telur, mentega, seres, dan selay.

         4.         Sosial dan Budaya
Budaya masyarakat yang gemar membeli makanan ringan seperti martabak , sangat mempengaruhi penjualan produk tersebut.

         5.         Pesaing
Pesaing merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan karena dalam sebuah bisnis selalu tidak lepas dari adanya persaiangan di dalam nya .
Hal ini sangat berpengaruh pada perusahaan, karena jenis usaha ini sagat mudah ditiru dan mudah di pelajari sehingga ancaman dari pesaing merupakan ancaman terbesar bagi perusahaan.
Contoh : martabak Bangka, Martabak Mesir, Martabak Horor, dll.

         6.         SDM dan Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang dimiliki perusahaan Martabak Mini hanya 6 orang  di pusat dan 4 orang di cabang. sehingga total karyawan 10 orang. Hal ini di nilai kurang dan butuh penambahan karyawan tambahan saat hari-hari libur terutama untuk cabang yang berada di pusat perbelanjaan.

         7.         Target Pasar
Target pasar yang dituju terutama pelanggan yang berkeluarga dan Mahasiswa.

         8.         Focus Konsumen
Hal ini berkaitan dengan seberapa baik perusahaan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Perusahaan Martabak Mini sudah melakukan hal tersebut saat awal membuka usaha dan terus melakukan pengembangan melalui riset mengenai apa yang di inginkan oleh konsumen, dan dapat dilihat pada inovasi supaya konsumen tidak bosan.


thanks.....
semoga bermanfaat :-)